Senin, 16 Maret 2015

Ngepost Resume Perkuliahan Ke-6

Analisis Lingkungan Pemasaran

Lingkungan pemasaran terdiri dari para pelaku dan kekuatan-kekuatan "yang di luar kendali" berdasarkan bagaimana organisasi merancang strategi pemasaran mereka. Secara khusus dirumuskan sebagai berikut: lingkungan pemasaran suatu perusahaan terdiri dari para pelaku dan kekuatan-kekuatan yang berasal dari luar fungsi manajemen pemasaran perusahaan yang mempengaruhi kemampuan manajemen pemasaran untuk mengembangkan dan mempertahankan transaksi yang sukses dengan para pelanggan sasarannya.
Kita dapat membagi lingkungan pemasaran menjadi lingkungan mikro dan makro. Lingkungan mikro terdiri dari para pelaku dalam lingkungan yang langsung berkaitan dengan perusahaan yang mempengaruhi kemampuannya untuk melayani pasar, yaitu: perusahaan, para pemasok bahan mentah, pasar perantara, para. pelanggan, pesaing, dan para anggota masyarakat. Sedangkan lingkungan makro terdiri dari kekuatan-kekuatan yang bersifat kemasyarakatan yang lebih besar dan yang mempengaruhi semua pelaku dalam lingkungan mikro perusahaan, yaitu: factor kependudukan ekonomi, fisik, teknologi, politik, hukum dan kekuatan sosial/budaya. Lingkungan pemasaran juga terbagi menjadi dua yaitu Microenvironment (Lingkungan Internal) dan Macroenvironment (Lingkungan Eksternal)
1.          Microenvironment (Lingkungan Internal)
The forces close to the company that affect its ability to serve its target costumers. Artinya, Kekuatan dekat dengan perusahaan yang memengaruhi kemampuannya untuk melayani pelanggan sasarannya.
Lingkungan Internal pemasaran terdiri dari: The company itself, suppliers, market channel firms, costumer markets, competitors, and public. Artinya, Perusahaan itu sendiri, pemasok, perantara pemasaran, pasar pelanggan, pesaing, dan masyarakat

Marketing managements job it to attact and build relationship with costumers by creating costumer value and satisfaction.
Manajemen pemasaran bertugas untuk menarik dan membangun hubungan dekat dengan pelanggan dengan menciptakan nilai dan kepuasan pelanggan.
Namun, manajer pemasaran tidak bisa menyelesaikan tugas ini sendirian. Keberhasilan mereka tergantung pada faktor-faktor lingkungan internal.
a.      The Company (Perusahaan)
1.      Top management (kepala pimpinan)
2.      Finance (kemampuan keuangan)
3.      Riset and Development (penelitian dan pengembangan)
4.      Purchasing (pembelian)
5.      Manufacturing (pabrik)
6.      Accounting (pembukuan/pencatatan keuangan)
b.      Suppliers (Pemasok)
Menyediakan sumber daya yang dibutuhkan oleh perusahaan untuk memproduksi barang dan jasa.
1.    Watch supply availability (melihat ketersediaan pasokan)
2.    Monitor the price trend of their key inputs (memantau tren harga masukan utama mereka)
c.       Marketing Intermediaries (Perantara Pemasaran)
1.   Firms that help the company to promote, sell, and distribute its good to final buyer. (perusahaan yang membantu perusahaan untuk mempromosikan, menjual dan mendistribusikan barang ke pembeli akhir)
2.   They includes resellers, physical distributions firm, marketing services agencies and financial intermediaries. (mereka termasuk reseller, perusahaan distribusi fisik, agen jasa pemasaran, dan perantara keuangan)
d.       Costumers (Pelanggan)
1.   Costumer markets (pasar konsumen) Contoh: individu dan rumah tangga yang membeli barang dan jasa untuk konsumsi pribadi
2.   Business markets (pasar bisnis) Konsumen membeli dengan suatu merek tertentu, lalu dijual kembali dengan merek yang sama
3.   Reseller markets (pasar reseller) Konsumen membeli dengan suatu merek tertentu, lalu menjualnya lagi dengan mengganti merek menjadi merek baru
4.   Government markets (pasar pemerintah)
5.   International markets (pasar internasional)
e.      Public (Masyarakat secara umum)
1.   Financial publics (masyarakat keuangan)
2.   Media publics (masyarakat media)
3.   Government publics (masyarakat pemerintah)
4.   Citizen-action publics (tindakan masyarakat warga Negara)
5.   Local publics (masyarakat lokal)
6.   General publics (masyarakat umum)
7.   Internal publics (masyarakat internal)

2.          Macroenvironment (Lingkungan Eksternal)
Lingkungan eksternal pemasaran yaitu factor-faktor yang tidak bisa dikendalikan oleh perusahaan. Lingkungan eksternal pemasaran terdiri dari:
a.      Demographic Environment (ingkungan Kependudukan)
1.    Size (jumlah populasi)
2.    Density (kepadatan penduduk)
3.    Location (lokasi)
4.    Age (usia)
5.    Gender (jenis kelamin)
6.    Race (ras)
7.    Occupation (pekerjaan)
8.    Other statistic (data lainnya)
b.      Economic Environment (Lingkungan Ekonomi)
1.    Buyer Power (kekuatan pembeli)
2.    Spending Pattern (pola belanja)
c.       Natural Environment (Lingkungan Alam)
1.    Shortage of raw materials (kekurangan bahan baku)
2.    Increased cost of energy (peningkatan biaya energy)
3.    Increased pollution (meningkatkan polusi)
4.    Government intervention in natural resources management(pemerintah dalam pengelolaan sumber daya alam)
d.      Technological Environment (Lingkungan Teknologi)
1.    New Technologies (teknologi baru)
2.    Creating New Product (menciptakan produk baru)
3.    Market Opportunities (peluang pasar)
4.    Fast Space of Technological Change (kecepatan perubahan teknologi)
5.    High R&D Budgets (tingginya anggaran penelitian dan pengembangan)
6.    Concentration on Minor Improvement (konsentrasi pada perbaikan kecil)
7.    Increased Regulation (peningkatan regulasi)

e.        Political Environment (Lingkungan Politik)
1.    Laws (hukum)
2.    Government Agencies (instansi pemerintah)
3.    Pressure Group (kelompok penekan)
4.    Legislation Regulating Bussiness (undang-undang yang mengatur bisnis)
5.    Changing Government (mengubah pemerintah)

f.        Cultural Environment (Lingkungan Budaya)
1.    Persistence of Cultural Values (ketekunan nilai-nilai budaya)
2.    Shifts in Secondary Cultural Values (pergeseran nilai-nilai budaya sekunder)
3.    Peoples Views of Themselves (masyarakat dilihat dari diri mereka sendiri)
4.    Peoples Views of Others (masyarakat dilihat dari pandangan orang lain)
5. Peoples Views of Organizations (masyarakat dilihat dari pandangan organisasi)
6.    Peoples Views of Society (masyarakat dilihat dari pandangan masyarakat)
7.    Peoples Views of Nature (masyarakat dilihat dari pandangan alam)
8.    Peoples Views of Universe (masyarakat dilihat dari pandangan alam semesta)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar