Arti dan Sifat Marketing
Dengan berkembangnya suatu sistem
ekonomi, maka produksi lambat laun makin dispesialisasi secara mendalam, dan
para produsen dan konsumen, begitu pula pusat-pusat produksi serta konsumsi
makin lama makin terpisah satu sama lain. Kebutuhan akan marketing timbul dari
pada pembagian kerja. Perusahaan-perusahaan dengan produksi secara spesialisasi
dan produksi massa memerlukan pasar-pasar massa, guna mendistribusi
produk-produk mereka.
Guna mencapai pasar-pasar demikian perlu
digunakan bantuan sejumlah besar perusahaan-perusahaan marketing yang
spesialisasi misalnya:
1.
Para pedagang eceran (retailers)
2.
Para grosser (wholesalers)
3.
Badan-badan usaha transport
(transportation agencies
4.
Perusahaan-perusahaan pergudangan
(warehousemen)
Pasar diatas timbul karena adanya
kebutuhan manusia yang terus berkembang, bukan saja kebutuhan sehari-hari namun
juga kebutuhan tingkat tinggi yang timbul karena kemungkinan-kemungkinan tidak
terbatas pada manusia untuk memperluas keinginannya.
Dalam rangka usaha melayani sebuah pasar
secara efektif, maka seorang pemimpin marketing harus mengetahui:
1.
Ciri-ciri oang pada pasar tersebut
2.
Kebutuhan serta keinginan mereka
3.
Kekuatan membeli mereka
4. Kebiasaan
serta pola pikir mereka
Peter F. Drucker menyatakan bahwa
marketing pada Negara-negara yang baru berkembang, merupakan bagian paling
“terbelakang” perekonomian yang bersangkutan. Akibatnya adalah Negara-negara
demikian tak dapat menggunakan sumber-sumber mereka secara efektif.
Dalam pemasaran terdapat enam konsep yang
merupakan dasar pelaksanaan kegiatan pemasaran suatu organisasi yaitu : konsep
produksi, konsep produk, konsep penjualan, konsep pemasaran, konsep pemasaran
sosial, dan konsep pemasaran global.
1. Konsep produksi
Konsep produksi berpendapat
bahwa konsumen akan menyukai produk yang tersedia dimana-mana dan harganya
murah. Konsep ini berorientasi pada produksi dengan mengerahkan segenap upaya
untuk mencapai efesiensi produk tinggi dan distribusi yang luas. Disini tugas
manajemen adalah memproduksi barang sebanyak mungkin, karena konsumen dianggap
akan menerima produk yang tersedia secara luas dengan daya beli mereka.
2. Konsep produk
Konsep produk mengatakan bahwa
konsumen akan menyukai produk yang menawarkan mutu, performansi dan ciri-ciri
yang terbaik. Tugas manajemen disini adalah membuat produk berkualitas, karena
konsumen dianggap menyukai produk berkualitas tinggi dalam penampilan dengan
ciri – ciri terbaik
3. Konsep penjualan
Konsep penjualan berpendapat
bahwa konsumen, dengan dibiarkan begitu saja, organisasi harus melaksanakan
upaya penjualan dan promosi yang agresif.
4. Konsep pemasaran
Konsep pemasaran mengatakan
bahwa kunsi untuk mencapai tujuan organisasi terdiri dari penentuan kebutuhan
dan keinginan pasar sasaran serta memberikan kepuasan yang diharapkan secara
lebih efektif dan efisien dibandingkan para pesaing.
5. Konsep pemasaran sosial
Konsep pemasaran sosial
berpendapat bahwa tugas organisasi adalah menentukan kebutuhan, keinginan dan
kepentingan pasar sasaran serta memberikan kepuasan yang diharapkan dengan cara
yang lebih efektif dan efisien daripasda para pesaing dengan tetap melestarikan
atau meningkatkan kesejahteraan konsumen dan masyarakat.
6. Konsep Pemasaran Global
Pada konsep pemasaran global
ini, manajer eksekutif berupaya memahami semua faktor- faktor lingkungan yang
mempengaruhi pemasaran melalui manajemen strategis yang mantap. tujuan akhirnya
adalah berupaya untuk memenuhi keinginan semua pihak yang terlibat dalam
perusahaan.
Winardi.
1980. Azas Azas Marketing. Bandung:
Penerbit Alumni
https://majidbsz.wordpress.com/2008/06/30/pengertian-konsep-definisi-pemasaran/(
di akses pada hari jumat tanggal 20 Februari 2015 pukul 16.43 wib)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar