Kamis, 23 April 2015

Ngepost Resume Perkuliahan Ke-9

       Marketing Mix
Materi Perkuliahan Manajemen Pemasaran Jasa Pendidikan Mengenai Marketting Mix
(Selasa, 31 Maret 2015)

A. Pengertian Bauran Pemasaran
Menurut Alma: “Marketing Mix” adalah suatu istilah yang menggambarkan seluruh unsur pemasaran dan faktor produksi yang dikerahkan guna mencapai tujuan-tujuan badan usaha misalnya mencapai laba, return of investment, peningkatan omzet penjualan, menguasai pasar dan sebagainya
Menurut Philip Kotler (2005:17)“Marketing mix is the set of marketing tools that the firm uses to pursue its marketing objective in the target market.” Artinya: seperangkat alat pemasaran yang digunakan perusahaan untuk terus-menerus mencapai tujuan pemasarannya di pasar sasaran. 
Menurut Zeithaml dan Bitner, dikutip oleh  Ratih Hurriyati (2005:28) “Marketing mix defined as the elements an organization appear as core decision variables in any marketing text or marketing plan.” Artinya: elemen-elemen organisasi perusahaan yang dapat di kontrol oleh perusahaan dalam melakukan komunikasi dengan konsumen dan akan dipakai untuk memuaskan konsumen.
Dari pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa bauran pemasaran adalah seluruh komponen pemasaran yang dapat digunakan dan dikontrol oleh perusahaan untuk memuaskan pelanggan dan mencapai tujuan perusahaan.

  B. Elemen – Elemen Bauran Pemasaran
      Bauran Pemasaran adalah sebagai berikut:
a)    Product (produk) 
b)   Price (harga) 
c)    Place (tempat)
d)   Promotion (promosi)
e)    Packaging (kemasan)
f)    Perception (persepsi)

    Menurut buku “Manajemen Pemasaran” oleh Prof. Dr. Sofjan Assauri, Strategi Acuan/Bauran Pemasaran (Marketing Mix), yaitu: 
1.      Strategi Produk
Menetapkan cara penyediaan produk yang tepat bagi pasar yang dituju, agar konsumen puas dan perusahaan mendapatkan keuntungan.
2.      Strategi Harga
Satu-satunya unsur yang menghasilkan pendapatan, oleh karena itu harga mempengaruhi tingkat penjualan, tingkat keuntungan, serta share pasar yang dapat dicapai. Dalam penetapan harga terdapat faktor secara langsung, yaitu bahan baku, biaya produksi, biaya pemasaran, sedangkan faktor yang tidak langsung adalah produk sejenis yang dijual oleh pesaing, pengaruh harga terhadap hubungan antara produk substitusi dan produk komplementer, serta potongan (discount).
Faktor-faktor yang mempengaruhi penentuan harga:
1)      Positioning (pemosisian) jasa.
2)      Sasaran perusahaan.
3)      Tingkat persaingan.
4)      Siklus hidup jasa.
5)      Elastisitas permintaan.
6)      Struktur biaya.
7)      Sumber daya yang digunakan.
8)      Kondisi ekonomi secara umum.
9)      Kapasitas jasa.
3.      Strategi Penyaluran/Distribusi
Merupakan kegiatan penyampaian produk sampai ke tangan konsumen pada waktu yang tepat. Bentuk pola saluran distribusi dapat dibedakan atas:
1)      Saluran langsung
2)      Saluran tidak langsung
Beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan dalam pemilihan saluran distribusi, yaitu:
1)      Jenis dan sifat produk
2)      Sifat konsumen potensial
3)      Sifat persaingan yang ada
4)      Saluran itu sendiri
4.      Strategi Promosi
Berbagai kegiatan perusahaan untuk mengkomunikasikan dan
memperkenalkan produk pada pasar sasaran. Variabel promosi meliputi:
1)      Advertising
2)      Sales promotion
3)      Public relations and publicity
4)      Personal selling
5)      Direct marketing
Faktor yang harus diperhatikan dalam promosi:
1)      Identifikasi target:  berhubungan dengan segmentasi pasar.
2)      Tentukan tujuan promosi: untuk menginformasikan, memengaruhi, atau     mengingatkan.
3)      Kembangkan pesan yang disampaikan: berhubungan dengan isi pesan, struktur pesan, gaya pesan, dan sumber pesan.
4)      Pilih bauran komunikasi: apakah komunikasi personal atau nonpersonal.

Menurut Alma peranan elemen Bauran Pemasaran dalam lembaga pendidikan yaitu:
1.      P1 = Product : merupakan hal yang paling mendasar yang akan menjadi pertimbangan preferensi pilihan bagi calon. Misalnya jurusan apa yang tersedia pada satu universitas, ada jurusan favorit dan ada yang tidak. Demikian pula performance dari lulusan jurusan tertentu pada universitas tersebut, turut mempengaruhi pilihan calon.
2.      P2 = Price : Elemen ini berjalan sejajar dengan mutu produk. Apabila mutu produk baik, maka calon mahasiswa berani membayar lebih tinggi. Bila SPP dinaikkan apakah minat masuk PT berkurang? Tidak, sepanjang SPP tersebut masih dirasa dalam batas keterjangkauan mahasiswa. Akan tetapi ada perguruan tinggi yang menetapkan SPP tinggi sekali, peminatnya tetap banyak.
3.      P3 = Place : Pada umumnya para pimpinan PTS sependapat bahwa lokasi, letak PTS yang mudah dicapai kendaraan umum, cukup berperan sebagai bahan pertimbangan calon mahasiswa untuk memasuki PTS
4.      P4 = Promotion : Elemen promosi berlebihan mempunyai hubungan korelatif negative terhadap daya tarik peminat dan ternyata PTS kuat melaksanakan promosi lebih rendah dari pada PTS lemah.
5.      P5 = Physical EvidenceAdalah berupa tampilan bangunan, laboratorium, lapangan olahraga, pertamanan dsb.
6.      P6 = PeopleIni dapat berupa perilaku unsure pimpinan PTS, tercermin pada siapakah yang memimpin?  Figur seorang pimpinan universitas dapat membawa perkembangan pesat bagi universitas tersebut, dan dapat pula seorang pimpinan menjatuhkan nama baik lembaga. Dapat juga dosen dan seluruh karyawan yang melayani mahasiswa.
Terdapat empat kriteria peranan atau pengaruh dari aspek ‘orang’ yang memengaruhi konsumen, yaitu:
a)      Contractors: ‘orang’ disini berinteraksi langsung dengan konsumen dalam frekuensi yang cukup sering dan sangat memengaruhi keputusan konsumen untuk membeli.
b)      Modifiers: ‘orang’ disini tidak secara langsung memengaruhi konsumen, tetapi cukup sering berhubungan dengan konsumen, contoh: resepsionis.
c)      Influencers: ‘orang’ disini memengaruhi konsumen dalam keputusan untuk membeli, tetapi tidak secara langsung kontak dengan konsumen.
d)      Isolateds: ‘orang’ disini tidak secara langsung ikut serta dalam bauran pemasaran dan tidak sering bertemu dengan konsumen. Contoh: karyawan bagian administrasi penjualan, SDM, dan pemrosesan data.
7.      P7 = ProcessBagaimana proses yang dialami mahasiswa selama dalam pendidikan, misalnya proses tentamen, proses bimbingan skripsi, proses ujian, dan proses wisuda.


Kesimpulan:
Pada umumnya bauran pemasaran memiliki 4 unsur yakni produk, harga, tempat dan promosi, namun berkembang atau bertambah menjadi 7 yaitu :
1.      Produk : Barang atau jasa yang dipasarkan.  Di dalam produk terdapat Merek dagang (Brand), Kemasan (Packaging), Kualitas/mutu produk, Pelayanan (Services), Diversifikasi produk, Pengembangan produk
2.      Price: Jumlah yg akan dibayar oleh konsumen untuk membayar produk. Harga meliputi unsur-unsur daftar harga, potongan, bonus, jangka waktu pembayaran, aturan kredit. Harga biasanya digunakan oleh konsumen/pelanggan sebagai indikator kualitas. Artinya kalau harganya mahal seharusnya kualitasnya baik, dan sebaliknya, kalau harganya murah, maka produk/jasa yang dibeli biasanya kualitasnya tidak baik
3.      Place: Sarana yang produsen gunakan untuk memasarkan/menjual produk atau jasa.  Tempat ini dibedakan menjadi dua ada yaitu:
1.      Saluran tempat secara langsung seperti pasar, toko, warung, agen, internet, mail order, directmail dsb.
2.      Saluran tempat tidak langsung atau distribusi seperti pabrik–konsumen, pabrik– eceran–konsumen , pabrik–grosir–eceran–konsumen
4.      Promotion: Cara produsen menawarkan barang atau jasa yang ia jual ke konsumen. Cara promosi seperti advertising, public relations and publicity, personal selling, nonpersonal selling dan direct marketing
5.      People : Orang atau SDM yang mewakili bisnis. People meliputi karyawan, manajemen, budaya yang  dikembangkan dan custumer service
6.      Process: Gabungan semua aktivitas yang terdiri atas prosedur, jadwal pekerjaan, mekanisme, aktivitas, dan hal-hal rutin, dimana jasa dihasilkan dan disampaikan kepada konsumen, meliputi Kompleksitas (complexity) dan Keragaman (divergence)
7.      Physical Environment (Lingkungan Fisik): Keadaan sekitar atau suasana sekitar atau Merupakan lingkungan fisik dimana jasa disampaikan, perusahaan jasa dan konsumennya berinteraksi dan setiap komponen yang berwujud memfasilitasi penampilan atau komunikasi jasa tersebut. Lingkungan fisik meliputi smart (kecerdasan), run-down (susunan acara), Interface (antarmuka), Comfort (kenyamanan) dan facilities (fasilitas)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar