Alasan
Mempelajari Manajemen Pemasaran Jasa Pendidikan
Tak terasa sekarang sudah
sampai di semester 4 perkuliahan di manajemen pendidikan, di semester ini saya
mengambil 24 sks. Banyak mata kuliah yang menurut saya sangat menantang, salah
satunya adalah mata kuliah manajemen pemasaran jasa pendidikan yang di ajar
oleh Bapak Amril Muhammad S.E, M.Pd.
Sebagai mahasiswa manajemen pendidikan pasti kita tidak asing lagi dengan
matakuliah manajemen pemasaran jasa pendidikan. Jika kita membicarakan
manajemen pemasaran jasa pendidikan kita akan selalu menyinggung empat faktor
utama yang sangat mempengaruhi jalannya suatu manajemen pemasaran
tersebut yaitu harga, daerah pemasaran, kegiatan promosi atau pemasaran, dan
faktor utama yang paling penting yaitu produk itu sendiri yaitu yang berhubungan dengan produk jasa pendidikan.
Manajemen Pemasaran adalah penganalisaan, perencanaan,
pelaksanaan, dan pengawasan program-program yang bertujuan menimbulkan
pertukaran dengan pasar yang dituju dengan maksud untuk mencapai tujuan
perusahaan (Kotler, 1980). Dengan pernyataan tersebut kita mengetahui bahwa manajemen
pemasaran dilakukan untuk mencapai sebuah tujuan. Disinilah arti penting
mempelajari manajemen pemasaran sebagai pengarah proses pencapaian tujuan.
Satu alasan mendasar pentingnya belajar manajemen pemasaran
jasa pendidikan karena pemasaran mempunyai peran yang sangat penting dalam
pertumbuhan dan perkembangan ekonomi, khususnya dibidang pendidikan yang
merupakan dasar kemajuan bangsa. Kita harus bisa memasarkan produk berupa jasa
pendidikan yang nantinya akan menjadi pekerjaan bagi lulusan manajemen
pendidikan.
Selain itu kita dapat mengenali persoalan-persoalan yang
dihadapi oleh suatu organisasi dalam kegiatan memasarkan produk. Tidak
hanya di dalam perusahaan namun bisa berguna juga dalam kegiatan kita sebagai
mahasiswa. Selain itu manajemen pemasaran juga berguna di dalam kegiatan
keorganisasian karena di dalamnya terdapat proses yang akan membuat kita
semakin mahir didalam melakukan pemasaran. Kemudian pemasaran juga penting
disaat kita mungkin ingin memberikan/mengenalkan ide ide penting yang berguna
dalam kelangsungan hidup kita setelah lulus dari bangku perkuliahan. Itulah beberapa
paparan mendasar mengenai alasan mengapa kita perlu mempelajari manajemen
pemasaran jasa pendidikan.
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusService Variability
BalasHapusJasa bersifat sangat variabel karena merupakan nonstandardized out¬put, artinya banyak variasi bentuk, kualitas dan jenis, tergantung pada siapa, kapan, dan di mana jasa tersebut dihasilkan. Ada tiga faktor yang menyebabkan variabilitas kualitas jasa (Bovee, Houston, dan Thin, 1995), yaitu kerja sama atau partisipasi pelanggan selama penyampaian jasa, moral/motivasi karyawan dalam melayani pelanggan, dan beban kerja perusahaan.
Pada industri jasa yang bersifat people-based. komponen manusia yang terlibat jauh lebih banyak daripada jasa yang bersifat equip¬ment-based. Inaplikasinya adalah bahwa hasil (outcome) dari operasi jasa yang bersifat people-based cenderung kurang terstandarisasi dan seragam dibandingkan hasil dari jasa yang bersifat equipment-based maupun operasi manufaktur. Para pembeli jasa sangat peduli terhadap variabilitas yang tinggi ini dan seringkali mereka meminta pendapat orang lain sebelum memutuskan untuk mernilih penyedia jasa. Dalam hal ini penyedia jasa dapat menggunakan tiga pendekatan dalam pengendalian kualitasnya, yaitu:
1. Melakukan investasi dalam seleksi dan pelatihan personil yang baik. Contohnya adalah perusahaan penerbangan, perbankan, dan perhotelan yang menghabiskan banyak dana untuk melatih karyawannya dalam menyediakan jasa. Sehingga tercapailah investasi dalam personil yang baik.
2. Melakukan standarisasi proses pelaksanaan jasa (service- performance process) di seluruh organisasi. Hal ini dapat dilakukan dengan jalan menyiapkan suatu cetak biro jasa yang rnenggambarkan peristiwa atau event dan proses jasa dalam suatu diagram alur, dengan tujuan untuk mengetahui faktor-faktor potensial yang dapat menyebabkan kega¬galan dalam jasa tersebut.
3. Memantau kepuasan pelanggan melalui sistem saran dan keluhan, survei pelanggan, dan comparison shopping, sehingga pelayanan yang kurang baik dapat dideteksi dan dikoreksi, sehingga tercapailah kepuasan pelanggan yang maksimal dalam hal pelayanan jasa.
http://www.anakunhas.com/2011/05/karakteristik-jasa.html (di akses pada hari Kamis tanggal 5 Maret 2015 pukul 11.23 WIB)
http://rajapresentasi.com/2008/12/pemasaran-produk-jasa-service-marketing/ (di akses pada hari Kamis tanggal 5 Maret 2015 pukul 11.45 WIB)
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus