Pada pertemuan ke-12 Hari Selasa, 5 Mei 2015 perkuliahan tidak berlangsung di dalam kelas, namun
diadakan outing class yang berlangsung pukul 13.00-14.30 di Ayam Kremes Kraton (AKK) Utan Kayu, Rawamangun. Dosen kami Bapak Amril Muhammad, S.E, M.Pd tidak dapat hadir karna adanya keperluan lain dalam outing class tersebut. Materi disampaikan oleh manager AKK yaitu Ibu Rovi yang menjelaskan mengenai AKK ini. Berikut ini akan saya jelaskan hasil analisis SWOT terkait ayam kremes kraton ini.
A. Analisis SWOT
|
Kekuatan
(Strength)
|
Kelemahan
(Weakness)
|
|
Produk yang ditawarkan adalah ayam
keremes dengan variasi sambel yang menjadi keunggulan.
Price (harga) yang terjangkau bagi
karyawan maupun kalangan menengah ke bawah
People (orang) terkait sumber daya
manusia yang dimiliki AKK yaitu manajer yang ahli di bidangnya, karyawan yang
mengutamakan pelayanan prima dan budaya jawa khas yang ada di AKK
Process(proses) yang meliputi
prosedur pengecekan persediaan ayam sudah menggunakan system yang baik, dan
terdapat jadwal pekerjaan, mekanisme dari produk yang dihasilkan sampai
kepada konsumen
|
Place (tempat) yang disediakan
sudah nyaman dengan suansa keraton yang terlihat pada lampu, namun untuk
parkir kurang luas, tidak ada ac, mushola, ataupun sarana penunjang seperti
wifi gratis dan tempat makan yang biasa sajatidak memiliki keunikan baik itu
dari sisi dekorasi maupun interiornya.
Promotion (promosi) dari pihak AKK
sendiri hanya dari mulut ke mulut tanpa adanya kerjasama dengan satu lembaga
untuk mempromosikan AKK ini lebih lanjut
People(orang) dari pihak AKK
sendiri belum mengoptimalisasi pelayanan custumer service
Physical environment (lingkungan
fisik) yaitu keadaan sekitar lingkungn AKK seperti lokasi AKK yang berada
lansung di depan jalan, suara bising dan tidak tersedia fasilitas pendung
seperti AC, Wifi dan mushola
|
|
Ancaman
(Oportunity)
|
Tantangan
(Threat)
|
|
Ancaman datang dari produk ayam
kremes yang juga menawarkan ayam dan bebek kremes dengan harga yang hamper
sama.
Pangsa pasar yang sama yaitu
kalangan menengah kebawah.
Promosi yang kurang sehingga
masyarakat kurang mengenal produk dari AKK
|
Harga bahan kebutuhan pokok yang
terus meningkat, membuat AKK mengatur strategi penjualan dengan menaikan
harga daripada mengurangi kualitas
produk
Pengembangan dari menu yang
sekarang di tawarkan AKK, misalnya dengan mengeluarkan minuman fariasi rasa
dan jenis.
|
B. Pengertian Brands
(Merek)
Undang-Undang RI Nomor 15 Tahun 2001 Tentang Merek
Merek adalah tanda yang berupa gambar, nama, kata,
huruf-huruf, angka-angka, susunan warna, atau kombinasi dari unsur-unsur
tersebut yang memiliki daya pembeda dan digunakan dalam kegiatan perdagangan.
Menurut pendapat saya, mereka AKK (Ayam Kremes Keraton) ini sangat menjual di pasaran,
terutama bagi warga Jakarta yang kebanyakan orang jawa yang ketika mendengan
ada kata “keraton” pasti ingin tahu lebih seperti apa produk yang ditawarkan.
Untuk logo AKK yaitu ayam yang memakai mahkota ibarat raja keraton dengan warna
keemasan yang menurut saya unik sekali dan menjual.
C. Filosofi
Dalam Pemasaran
Dalam pemasaran terdapat lima konsep yang merupakan dasar pelaksanaan kegiatan pemasaran tersebut yaitu : konsep produksi, konsep produk, konsep
penjualan, konsep pemasaran dan konsep pemasaran sosial. Berikut ini penjelasannya:
1. Konsep produksi
Konsep produksi berpendapat bahwa konsumen akan menyukai produk yang
tersedia dimana-mana dan harganya terjangkau (murah). Konsep ini berorientasi pada
produksi dengan mengerahkan segenap upaya untuk mencapai efesiensi produk
tinggi dan distribusi yang luas. Disini tugas manajemen adalah memproduksi
barang sebanyak mungkin, karena konsumen dianggap akan menerima produk yang
tersedia secara luas dengan daya beli mereka. Menciptakan produk yang beraneka ragam jenisnya menjadi acuan dalama
konsep ini, karena semakin barang tersebut beranekaragam semakin murah pula
harga barang tersebut sehingga konsumen ertarik untuk membeli.
Di Ayam Kremes Kraton ini mempunyai 5 outlet di Jakarta yaitu di
Tebet, Boulevard Kelapa Gading, Gading Batavia, Sunter, dan Utan Kayu yang bisa
mengantasipasi konsumen.
2. Konsep produk
Konsep produk mengatakan bahwa konsumen akan menyukai produk yang
menawarkan mutu, performansi dan ciri-ciri yang terbaik. Tugas manajemen disini
adalah membuat produk berkualitas, karena konsumen dianggap menyukai produk
berkualitas tinggi dalam penampilan dengan ciri – ciri terbaik. Di AKK sendiri dari sisi produk yang ditawarkan
sudah cukup berkualitas namun pengembangannya yang masih kurang seperti pada
menu minuman yang ditawarkan dan untuk ciri khas AKK ini sudah memiliki ciri
yaitu logo yang terdiri dari ayam yang memakai mahkota ibarat raja kraton
berwarna keemasan.
3. Konsep penjualan
Konsep penjualan berpendapat bahwa konsumen, dengan dibiarkan begitu
saja, organisasi harus melaksanakan upaya penjualan dan promosi yang agresif. Tujuan dari konsep penjualan ini adalah
mempermudah konsumen dalam hal mendapatkan produk tersebut. Contoh
pengimplementasiannya adalah maraknya MLM (Multi Level Marketing) dan
bisnis-bisnis online yang mempermudah konsumen dalam hal mendapatkan produk
tersebut.
Di Ayam Kremes Keraton
ini dahulu pernah menerapkan system frenchas namun system ini membuat AKK
menjadi tidak terukur kualitas produk yang ditawarkan sehingga membuat nama AKK
jelek dan sekarang system itu ditiadakan.
4. Konsep pemasaran
Konsep pemasaran mengatakan bahwa untuk mencapai tujuan organisasi
terdiri dari penentuan kebutuhan dan keinginan pasar sasaran serta memberikan
kepuasan yang diharapkan secara lebih efektif dan efisien dibandingkan para
pesaing lain. Di AKK belum terlihat adanya konsep
pemasaran yang memberikan kepuasan pada konsemen sehingga konsumen menjadi
tertarik untuk datang dan makan lagi di AKK ini.
5. Konsep pemasaran sosial
Konsep pemasaran sosial berpendapat bahwa tugas organisasi adalah
menentukan kebutuhan, keinginan dan kepentingan pasar sasaran dengan tetap
melestarikan atau meningkatkan kesejahteraan konsumen dan masyarakat. Konsep pemasaran sosial ini tidaklah mengutamakan
keuntungan semata namun juga mengedepankan nilai-nilai social yang ada di dalam
masyarakat. Contohnya seperti mengadakan bakti sosial dan peduli lingkungan
oleh beberapa merk produk. Di AKK sendiri masih berorientasi pada keuntungan
belum mengedepankan nilai-nilai sosial yang ada di masyarakat sekitar.